Senin, 31 Januari 2011

Calculator sederhana (Visual basic 6.0)

Program kalkulator adalah program standar yang sudah tersedia di Microsoft Windows. Tetapi, tak ada salahnya jika kita mencoba membuat kalkulator sendiri dengan Microsoft Visual Basic 6.0.
Di bawah ini link untuk mendownload program calculator buatan saya sendiri dengan menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0 dan sudah saya kemas kedalam bentuk 'ZIP' .......
Jika anda anda berminat untuk mendownloadnya,,, aku kasih aplikasi calculatornya secara cuma-cuma dan kapasitasnya hanya 5,04kb jadie g' harus nunggu lama untuk mendownloadnya.....
               Buruan download !!!!!!!!
Link dowloadnya di bawah ini ,,,,,,,,,,,,
 
http://www.ziddu.com/download/13620353/Roy_calculator.zip.html

Accepted the love of who download the application and who read this article ....

Jumat, 21 Januari 2011

Installasi Microsoft Visual Basic 6.0

Installasi Microsoft Visual Basic 6.0

1. Masukkan CD Master program Microsoft Visual Basic 6.0 Enterprise Edition.
2. Tunggu beberapa saat sampai muncul kotak dialog di bawah ini, kemudian klik Next.


Gambar 1.Kota Dialog Instalasion Wizard

3. Tunggu beberapa saat sampai muncul kotak dialog End User License Agreement di bawah ini,
tandai I accept the agreement kemudian klik Next.


Gambar 2.Kotak Dialog End User License Agreement

4. Tunggu beberapa saat sampai muncul kotak dialog Product Number and User ID di bawah ini.
Pada kota Please enter your product’s ID number ketikan nomor seri CD Anda dilanjutkan nama
Anda pada kotak Your name dan nama organisasi atau lembaga Anda di kotak Your company’s
name, kemudian klik Next.


Gambar 3. Kotak Dialog Product Number and User ID

5. Pilih Install Visual Basic 6.0 Enterprise Edition seperti kotak dialog di bawah ini, kemudian
klik Next.


Gambar 4. Kotak Dialog Select Installation

6. Tunggu beberapa saat sampai muncul kotak dialog di bawah ini, jika Anda setuju dengan
folder yang telah dibuat maka kemudian klik Next.

Gambar 5. Kotak Dialog Choose Common Install Folder

7. Tunggu beberapa saat sampai muncul kotak dialog di bawah ini, kemudian klik Continue.


Gambar 6. Kotak Dialog License Agreement

8. Kemudian keluar kotak dialog Product ID maka klik OK.


Gambar 7. Kotak Dialog Product ID

9. Dilanjutkan dengan pemilihan tipe instalasi Typical atau Custom. Jika Anda pilih Typical
maka proses instalasi secara umum tapi jika Anda pilih Custom maka Anda dapat
mengaktifkan beberapa fasilitas pendukung.


Gambar 8. Kotak Dialog Choose Installation

10. Jika Anda memilih tipe Custom, maka akan terlihat kotak dialog seperti di bawah ini. Anda
dapat mengaktifkan semua fasilitas dengan klik Select All, kemudian klik Continue.


Gambar 9. Kotak Dialog Options List

11. Keluar kotak dialog peringatan tentang VSS. Klik No agar VSS tersedia untuk Visual Basic
4 dan 5.


Gambar 10. Kotak Dialog VSS

12. Visual Basic 6.0 Enterprise Edition mulai melakukan instalasi. Tunggu hingga selesai 100%.


Gambar 11. Kotak Dialog Proses Instalasi

13. Dialog selanjutnya adalah Restart Windows kemudian klik Restart Windows.


Gambar 12. Kotak Dialog Restart Windows

14. Setelah komputer melakukan Restart Windows, keluar kotak dialog Install MSDN
(Microsoft Developer Network Library). Jika Anda menghendaki proses Instalasi MSDN
dan memiliki CD maka klik Next. Tetapi jika Anda tidak menghendaki maka hilangkan
ceklist pada kotak Install MSDN kemudian klik Next.


Gambar 13. Kotak Dialog Install MSDN

15. Selanjutnya keluar kotak dialog peringatan seperti di bawah ini. Jika Anda menghendaki
melanjutkan proses instalasi tanpa MSDN maka klik Yes.


Gambar 14. Kotak Dialog Peringatan Instalasi

16. Selanjutnya keluar kotak dialog Server Setups di bawah ini maka langsung klik Next.


Gambar 15. Kotak Dialog Server Setups

17. Selanjutnya keluar kotak dialog Register Over the Web Now! Jika komputer Anda
tersambung Internet, maka dapat langsung registrasi program Anda melalui internet. Jika
tidak tersambung internet maka hilangkan tanda ceklist pada Register Now dan klik
Finish.


Sumber artikel : http://blogvrman.blogspot.com/2009/07/cara-nginstall-microsoft-visual-basic.html

Senin, 17 Januari 2011

membuat resume

Resume memang bisa dibilang sebagai sarana untuk “mempromosikan” diri kepada pihak perusahaan, dimana Anda mengajukan lamaran kerja. Jadi dari resume itulah, first impression si pelamar akan terlihat.
Dan untuk mendapatkan sinyal positif dari perusahaan tersebut, tentu dalam mengolah tiap kata dalam resume, harus benar-benar diperhatikan. Agar komunikasi yang ingin disampaikan melalui lembaran resume, bisa diterima dengan jelas oleh pihak perusahaan.
Untuk itu, tentu ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian ketika Anda mengetik resume yang akan dikirim ke perusahaan yang dimaksud. Ini dia tipsnya.
Surat lamaran wajib ada!
Ibarat sayur tanpa garam, mengirimkan resume tanpa menyertakan surat lamaran, maka akan sia-sia. Surat lamaran dan resume adalah dua hal yang wajib ada apabila Anda akan melamar pekerjaan.
Perhatikan bahasa yang digunakan
Pilihlah bahasa yang akan digunakan. Kalau memang dari awal yaitu surat lamaran, Anda memilih menggunakan bahasa Indonesia, sebaiknya hingga lembar resume, Anda tetap konsisten menggunakan bahasa Indonesia.
Jangan mencapur adukkan antara penggunaan bahasa, kecuali untuk beberapa hal, seperti posisi jabatan, lembaga pendidikan, gelar dan lainnya.
Perhatikan kata-kata yang digunakan
Perhatikan penggunaan huruf dan tanda baca, seperti huruf kapital, titik dan koma-nya. Hal ini penting, terutama dalam menuliskan nama atau jabatan seseorang. Karena meskipun hanya hal kecil, namun beberapa perusahaan memandang hal tersebut sebagai sikap yang kurang sopan.
Fokus pada jabatan yang dimaksud
Tuliskanlah posisi jabatan yang Anda inginkan, seperti Account Manager, Adm. Staff, atau posisi lainnya. Jangan menuliskan hanya posisi secara umum, misalnya Karyawan atau Karyawati, karena itu berarti Anda siap ditempatkan di posisi mana saja di perusahan tersebut, dan bukan tidak mungkin di posisi yang tidak Anda harapkan sama sekali.
Periksa ulang
Luangkanlah beberapa menit untuk membaca kembali hasil ketikan resume dan surat lamaran Anda. Karena, tanpa Anda sadar, barangkali masih ada beberapa kekeliruan saat pengetikan.
Kalau Anda mengerimkan melalui pos, pastikan semua copy-an dokumen yang dibutuhkan sudah terlampir dan juga periksa lagi alamat perusahaan apakah sudah benar atau belum.

http://www.resep.web.id/tips/tips-membuat-resume.htm

macam macam IDE

Integrated Development Environment (IDE) software?

adalah satu applikasi yang mengintegrasikan berbagai tools (alat) untuk membuat/menulis, menguji, dan memodifikasi sebuah program komputer.
Contoh: NetBeans
Tools (alat) yang biasanya sudah terintegrasi dalam sebuah IDE ini, seperti:
- Editor : tool untuk menulis dan menyimpan script program
- Compiler : tool untuk mengubah (men-translate) ‘source code’  –> ‘executable program’ (for example: *.java –> *.exe)
- Intepreter: tool untuk men-translate sekaligus langsung me-running satu demi satu statement di source code. Inilah mengapa menjalankan Intepreter memakan waktu lebih lama dari pada compiler. tool Intepreter ini sering kita butuhkan/jalankan saat kita ingin mencoba source code yang sedang kita kembangkan karena jika terdapat kesalahan kita akan segera tahu tanpa perlu mengubah source code kita menjadi executable file.
- Debugger untuk membantu mencari error dalam sebuah program yang sedang dikembangkan.
- Documentation generators
- Archiving tools
- Tool untuk visualizing the program’s structure
———————————————————————————
Bagaimana PROSES TRANSLATE & EKSEKUSI Program Java?
Java-Source Code (*. java) –|Java Compiler|–> Java- bytecode (*.class) –|Java Interpreter| or |Java Compiler| –> Machine code (*.exe)
* Disini terlihat bedanya Java dengan bahasa pemrograman umumnya.
Compiler or Interpreter bahasa pemrograman umumnya mengubah langsung ‘Source Code’ —> ‘Machine code’ . Executable file (machine code) ini ditulis oleh tool compiler atau interpreter berdasarkan jenis processor/mesin saat tool itu dijalankan, sehingga saat kita memindah/meng-copy Executable file itu ke mesin lain yang memiliki prosesor atau sistem operasi lain bisa jadi Executable file tersebut nggak akan jalan. Jadi terpaksa kita meng-compile / meng-eksekusi source code kita ke mesin baru tersebut.
Sebaliknya ‘Java bytecode’ adalah semacam machine language (low-level language) yang tidak terikat jenis processor mesin, sehingga Java bytecode dapat dieksekusi di mesin dengan processor apapun. Syaratnya hanya satu: mesin itu harus sudah menginstal ‘Java Interpreter‘ atau ‘Bytecode copiler’ ==> it is called “Java Virtual Machine” (JVM)
Kelemahan dari mekanisme Java: yang meng-eksekusi (bukan machine code melainkan) Bytecode adalah lebih lambat. Namun sebenarnya jika diinginkan bytecode ini juga dapat langsung di-compile menjadi executable file.
————————————————————
JDK = IDE?

Java Development Kit (JDK) or Java-Software Development Kit (SDK) which is provided by Sun Microsystems is not IDE because it not an integrated environment.
JDK tidak menyediakan Source Editor dan Graphical User Interface (GUI), dan perintah2 untuk compile dan interpret harus dilakukan secara terpisah lewat command line.
Macam-macam IDE untuk Java, diantaranya:
- NetBeans (Sun Microsystems)…..www.netbeans.org
- Eclipse (IBM)…..www.eclipse.org
- jGrasp (Auburn University)……www.eng.auburn.edu/grasp

http://tonyteaching.wordpress.com/2009/06/05/integrated-development-environment-ide-software/

Integrated Development Environment (IDE) software?

adalah satu applikasi yang mengintegrasikan berbagai tools (alat) untuk membuat/menulis, menguji, dan memodifikasi sebuah program komputer.
Contoh: NetBeans
Tools (alat) yang biasanya sudah terintegrasi dalam sebuah IDE ini, seperti:
- Editor : tool untuk menulis dan menyimpan script program
- Compiler : tool untuk mengubah (men-translate) ‘source code’  –> ‘executable program’ (for example: *.java –> *.exe)
- Intepreter: tool untuk men-translate sekaligus langsung me-running satu demi satu statement di source code. Inilah mengapa menjalankan Intepreter memakan waktu lebih lama dari pada compiler. tool Intepreter ini sering kita butuhkan/jalankan saat kita ingin mencoba source code yang sedang kita kembangkan karena jika terdapat kesalahan kita akan segera tahu tanpa perlu mengubah source code kita menjadi executable file.
- Debugger untuk membantu mencari error dalam sebuah program yang sedang dikembangkan.
- Documentation generators
- Archiving tools
- Tool untuk visualizing the program’s structure
———————————————————————————
Bagaimana PROSES TRANSLATE & EKSEKUSI Program Java?
Java-Source Code (*. java) –|Java Compiler|–> Java- bytecode (*.class) –|Java Interpreter| or |Java Compiler| –> Machine code (*.exe)
* Disini terlihat bedanya Java dengan bahasa pemrograman umumnya.
Compiler or Interpreter bahasa pemrograman umumnya mengubah langsung ‘Source Code’ —> ‘Machine code’ . Executable file (machine code) ini ditulis oleh tool compiler atau interpreter berdasarkan jenis processor/mesin saat tool itu dijalankan, sehingga saat kita memindah/meng-copy Executable file itu ke mesin lain yang memiliki prosesor atau sistem operasi lain bisa jadi Executable file tersebut nggak akan jalan. Jadi terpaksa kita meng-compile / meng-eksekusi source code kita ke mesin baru tersebut.
Sebaliknya ‘Java bytecode’ adalah semacam machine language (low-level language) yang tidak terikat jenis processor mesin, sehingga Java bytecode dapat dieksekusi di mesin dengan processor apapun. Syaratnya hanya satu: mesin itu harus sudah menginstal ‘Java Interpreter‘ atau ‘Bytecode copiler’ ==> it is called “Java Virtual Machine” (JVM)
Kelemahan dari mekanisme Java: yang meng-eksekusi (bukan machine code melainkan) Bytecode adalah lebih lambat. Namun sebenarnya jika diinginkan bytecode ini juga dapat langsung di-compile menjadi executable file.
————————————————————
JDK = IDE?

Java Development Kit (JDK) or Java-Software Development Kit (SDK) which is provided by Sun Microsystems is not IDE because it not an integrated environment.
JDK tidak menyediakan Source Editor dan Graphical User Interface (GUI), dan perintah2 untuk compile dan interpret harus dilakukan secara terpisah lewat command line.
Macam-macam IDE untuk Java, diantaranya:
- NetBeans (Sun Microsystems)…..www.netbeans.org
- Eclipse (IBM)…..www.eclipse.org
- jGrasp (Auburn University)……www.eng.auburn.edu/grasp