Minggu, 31 Juli 2011

PEMBAGIAN KELAS IP ADDRESS

Jumlah IP address yang tersedia secara teoritis adalah 255×255x255×255 atau sekitar 4 milyar lebih yang harus dibagikan ke seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Pembagian kelas-kelas ini ditujukan untuk mempermudah alokasi IP Address, baik untuk host/jaringan tertentu atau untuk keperluan tertentu.
IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian network (net ID) dan bagian host (host ID). Net ID berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain, sedangkan host ID berperan untuk identifikasi host dalam suatu network. Jadi, seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki net ID yang sama. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari IP Address merupakan network bit/network number, sedangkan sisanya untuk host. Garis pemisah antara bagian network dan host tidak tetap, bergantung kepada kelas network. IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D dan kelas E.
Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya. Contohnya IP kelas A dipakai oleh sedikit jaringan namun jumlah host yang dapat ditampung oleh tiap jaringan sangat besar. Kelas D dan E tidak digunakan secara umum, kelas D digunakan bagi jaringan multicast dan kelas E untuk keprluan eksperimental. Perangkat lunak Internet Protocol menentukan pembagian jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari IP Address. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut :
Bit pertama IP address kelas A adalah 0, dengan panjang net ID 8 bit dan panjang host ID 24 bit. Jadi byte pertama IP address kelas A mempunyai range dari 0-127. Jadi pada kelas A terdapat 127 network dengan tiap network dapat menampung sekitar 16 juta host (255×255x255). IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar, IP kelas ini dapat dilukiskan pada gambar berikut ini:
IP address kelas A
Dua bit IP address kelas B selalu diset 10 sehingga byte pertamanya selalu bernilai antara 128-191. Network ID adalah 16 bit pertama dan 16 bit sisanya adalah host ID sehingga kalau ada komputer mempunyai IP address 167.205.26.161, network ID = 167.205 dan host ID = 26.161. Pada. IP address kelas B ini mempunyai range IP dari 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx, yakni berjumlah 65.255 network dengan jumlah host tiap network 255 x 255 host atau sekitar 65 ribu host.
IP address kelas B
IP address kelas C mulanya digunakan untuk jaringan berukuran kecil seperti LAN. Tiga bit pertama IP address kelas C selalu diset 111. Network ID terdiri dari 24 bit dan host ID 8 bit sisanya sehingga dapat terbentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 host.
IP address kelas C
IP address kelas C digunakan untuk keperluan multicasting. 4 bit pertama IP address kelas C selalu diset 1110 sehingga byte pertamanya berkisar antara 224-247, sedangkan bit-bit berikutnya diatur sesuai keperluan multicast group yang menggunakan IP address ini. Dalam multicasting tidak dikenal istilah network ID dan host ID.
IP address kelas E tidak diperuntukkan untuk keperluan umum. 4 bit pertama IP address kelas ini diset 1111 sehingga byte pertamanya berkisar antara 248-255.
Sebagai tambahan dikenal juga istilah Network Prefix, yang digunakan untuk IP address yang menunjuk bagian jaringan.Penulisan network prefix adalah dengan tanda slash “/” yang diikuti angka yang menunjukkan panjang network prefix ini dalam bit. Misal untuk menunjuk satu network kelas B 167.205.xxx.xxx digunakan penulisan 167.205/16. Angka 16 ini merupakan panjang bit untuk network prefix kelas B.
Mengkonfigurasi TCP/IP

Implementasi TCP/IP pada Windows98 meliputi protokol standar TCP/IP, kompatible dengan
TCP/IP berbasis jaringan. Protokol standar TCP/IP termasuk:
1. Internet Protocol,
2. Transmission Control Protocol (TCP),
3. Internet Control Message Protocol (ICMP),
4. Address Resolusion Protocol (ARP),
5. User Datagram Protocol (UDP).
TCP/IP harus dikonfigurasikan sebelum dahulu agar bisa “berkomunikasi” di dalam jaringan
komputer. Setiap kartu jaringan komputer yang telah diinstall memerlukan IP address dan subnet
mask. IP address harus unik (berbeda dengan komputer lain), subnet mask digunakan untuk
membedakan network ID dari host ID.
Memberikan IP Address
IP address dan subnet mask dapat diberikan secara otomatis menggunakan Dynamic Host
Configuration Protocol (DHCP) atau disi secara manual.
Gambar 2.4. IP address dalam TCP/IP properties
Prosedur yang dilakukan untuk mengisikan IP address:
1. Buka Control Panel dan double-klik icon Network.
2. Di dalam tab Configuration, klik TCP/IP yang ada dalam daftar untuk kartu jaringan yang telah
diinstall.
3. Klik Properties.
4. Di dalam tab IP Address, terdapat 2 pilihan:
* Obtain an IP address automatically
IP address akan diperoleh melalui fasilitas DHCP. DHCP berfungsi untuk memberikan IP address
secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi
client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok IP address yang dapat diberikan
pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini, DHCP hanya meminjamkan IP address
tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung secara dinamis.
* Specify an IP address
IP address dan subnet mask diisi secara manual.
5. Klik OK.
6. Jika diperlukan masuk kembali ke dalam kotak dialog TCP/IP Properties, klik tab Gateway,
masukkan nomor alamat server.
7. Klik OK.
8. Jika diperlukan untuk mengaktifkan Windows Internet Naming Service (WINS) server, kembali
ke dalam kotak dialog TCP/IP Properties, klik tab WINS Configuration, dan klik Enable
WINS Resolution serta masukan nomor alamat server.
9. Jika diperlukan untuk mengaktifkan domain name system (DNS), kembali ke dalam kotak
dialog TCP/IP Properties, klik tab DNS Configuration, klik Enable DNS, masukkan nomor
alamat server.
10. Klik OK.

Minggu, 24 Juli 2011

Perangkat Jaringan Komputer

Local Area Network (LAN)
Terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran informasi data dalam sebuah LAN. Penggabungan perangkat tersebut akan menciptakan infrastruktur LAN. Perangkat-perangkat tersebut adalah :
Repeater
Bridge
Hub
Switche
Router
Repeater/PenguatRepeater, bekerja pada layer fisik jaringan, menguatkan sinyal dan mengirimkan dari satu repeater ke repeater lain. Repeater tidak merubah informasi yang ditransmisikan dan repeater tidak dapat memfilter informasi. Repeater hanya berfungsi membantu menguatkan sinyal yang melemah akibat jarak, sehingga sinyal dapat ditransmisikan ke jarak yang lebih jauh.

Hub
Hub menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN. Hub adalah repeater dengan jumlah port banyak (multiport repeater). Hub tidak mampu menentukan tujuan; Hub hanya mentrasmisikan sinyal ke setiap line yang terkoneksi dengannya, menggunakan mode half-duplex.


BridgeBridge adalah “intelligent repeater”. Bridge menguatkan sinyal yang ditransmisikannya, tetapi tidak seperti repeater, Brigde mampu menentukan tujuan.





Switch
Switch menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN, sama seperti hub. Perbedaannya adalah switch dapat beroperasi dengan mode full-duplex dan mampu mengalihkan jalur dan memfilter informasi ke dan dari tujuan yang spesifik.


Router
Router adalah peningkatan kemampuan dari bridge. Router mampu menunjukkan rute/jalur (route) dan memfilter informasi pada jaringan yang berbeda. Beberapa router mampu secara otomatis mendeteksi masalah dan mengalihkan jalur informasi dari area yang bermasalah.




Media jaringan komputer?

Media jaringan komputer secara garis besar terbagi atas 2

1. Jaringan dengan media Kabel.
Jaringan ini menggunakan kabel untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain.
Jenis kabel yang digunakan pun bermacam-macam antara lain:
1). Kabel tembaga.
Contoh: Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair), Kabel telepon, STP(Shielded Twisted Pair), Kabel coaxial.
Kelebihan jaringan komputer dengan menggunakan kabel jenis ini adalah:
- Koneksi yang sangat stabil dengan kecepatan yang cukup tinggi bisa mencapai 10Gbps terutama kabel UTP
- Biaya serta peralatan instalasi serta material kabelnya murah.

Kekurangannya adalah:
- Instalasi jaringannya cukup repot dan membutuhkan pengerjaan yang sangat teliti dan cermat dan harus penuh perhitungan terutama untuk troubleshoot-nya
- Cukup rentan terhadap radiasi listrik yang kenal dengan EMF(Electromotive force)
- Jarak jangkauannya cukup terbatas, untuk UTP dan STP maksimum 100 meter ( dalam praktek bisa sampai 150 meter ) sedangkan untuk coaxial bisa mencapai 500 meter.

2)Fiber Optik (FO)

Jaringan FO merupakan jaringan terbaik terutama dalam hal jangakauannya yang bisa mencapai puluhan kilometer ( tanpa penguat atau system station penyambung ) dan juga kemampuannya dalam melewatkan data (100 Gbps) serta tidak akan terkena dampak dari radiasi listrik (EMF) sebab kabel ini menggunakan frekusensi cahaya yang dilewatkan melalui lensa-lensa super mikro yang ada dalam kabel tersebut.

Kekurangannya adalah terutama pada material kabelnya yang mahal dan peralatan instalasinya cukup mahal serta membutuhkan tenaga kerja yang berpengalaman.

2.Jaringan dengan media Tanpa Kabel
Jaringan tanpa kabel atau wireless merupakan media yang menggunakan RADIO FREQUENCY (RF) sebagai media penghubung antara satu komputer dengan komputer lain.
Pembagian sangat beragam seperti :
1) Wi-fi menggunakan RF dengan frekuensi 2.4 GHz dan 5.8 GHz
2.) Jaringan Microwave menggunakan frekuesi di atas 3 GHz
3) Infra merah (IR)
4) GSM dengan General paket radio service(GPRS) dan juga 3G dan 3.5 G -nya
5) CDMA
6) VSAT
Kelebihan dari media ini sangat fleksibel dan bisa membuat user-nya bisa bergerak bebas ke mana saja selama sinyalnya masih bisa dijangkau. Untuk intalasinya tidak terlalu membutuhkan ruang yang luas dan tidak membutuhkan pekerjaan konstruksi yang merepotkan.
kemampuan melewatkan data juga sudah cukup tinggi untuk wi-fi yang menggunakan teknologi OFDM mencapai 14 Mbps .
Untuk VSAT bisa menjangkau lokasi yang sangat terpencil sekalipun.
Kelemahan jaringan ini adalah biaya perangkatnya masih mahal pemasangannya pun butuh tenaga yang berpengalaman. Kualitas dari daya hantar datanya tergantung pada sinyal yang diterima oleh perangkat receiver atau penerimanya

Semoga Berguna

Jenis - Jenis Jaringan Komputer

1. Local Area Network (LAN)

Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil, seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.

Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.

Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :

1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi

Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan

2. Metropolitant Area Network (MAN)

Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.

3. Wide Area Network (WAN)
WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.

WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

4. Intranet

Intranet adalah jaringan komputer khusus yang hanya diperuntukan atau dapat diakses oleh satu pihak. Contohnya : Telkom Pekanbaru dan Telkom Jakarta.

5. Internet

Internet (interconnected-networking) adalah jaringan komputer yang mencangkup area seluruh dunia (global) jadi semua orang di belahan Bumi ini dapat berkomunikasi dan bertukar data di Internet.

Senin, 31 Januari 2011

Calculator sederhana (Visual basic 6.0)

Program kalkulator adalah program standar yang sudah tersedia di Microsoft Windows. Tetapi, tak ada salahnya jika kita mencoba membuat kalkulator sendiri dengan Microsoft Visual Basic 6.0.
Di bawah ini link untuk mendownload program calculator buatan saya sendiri dengan menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0 dan sudah saya kemas kedalam bentuk 'ZIP' .......
Jika anda anda berminat untuk mendownloadnya,,, aku kasih aplikasi calculatornya secara cuma-cuma dan kapasitasnya hanya 5,04kb jadie g' harus nunggu lama untuk mendownloadnya.....
               Buruan download !!!!!!!!
Link dowloadnya di bawah ini ,,,,,,,,,,,,
 
http://www.ziddu.com/download/13620353/Roy_calculator.zip.html

Accepted the love of who download the application and who read this article ....

Jumat, 21 Januari 2011

Installasi Microsoft Visual Basic 6.0

Installasi Microsoft Visual Basic 6.0

1. Masukkan CD Master program Microsoft Visual Basic 6.0 Enterprise Edition.
2. Tunggu beberapa saat sampai muncul kotak dialog di bawah ini, kemudian klik Next.


Gambar 1.Kota Dialog Instalasion Wizard

3. Tunggu beberapa saat sampai muncul kotak dialog End User License Agreement di bawah ini,
tandai I accept the agreement kemudian klik Next.


Gambar 2.Kotak Dialog End User License Agreement

4. Tunggu beberapa saat sampai muncul kotak dialog Product Number and User ID di bawah ini.
Pada kota Please enter your product’s ID number ketikan nomor seri CD Anda dilanjutkan nama
Anda pada kotak Your name dan nama organisasi atau lembaga Anda di kotak Your company’s
name, kemudian klik Next.


Gambar 3. Kotak Dialog Product Number and User ID

5. Pilih Install Visual Basic 6.0 Enterprise Edition seperti kotak dialog di bawah ini, kemudian
klik Next.


Gambar 4. Kotak Dialog Select Installation

6. Tunggu beberapa saat sampai muncul kotak dialog di bawah ini, jika Anda setuju dengan
folder yang telah dibuat maka kemudian klik Next.

Gambar 5. Kotak Dialog Choose Common Install Folder

7. Tunggu beberapa saat sampai muncul kotak dialog di bawah ini, kemudian klik Continue.


Gambar 6. Kotak Dialog License Agreement

8. Kemudian keluar kotak dialog Product ID maka klik OK.


Gambar 7. Kotak Dialog Product ID

9. Dilanjutkan dengan pemilihan tipe instalasi Typical atau Custom. Jika Anda pilih Typical
maka proses instalasi secara umum tapi jika Anda pilih Custom maka Anda dapat
mengaktifkan beberapa fasilitas pendukung.


Gambar 8. Kotak Dialog Choose Installation

10. Jika Anda memilih tipe Custom, maka akan terlihat kotak dialog seperti di bawah ini. Anda
dapat mengaktifkan semua fasilitas dengan klik Select All, kemudian klik Continue.


Gambar 9. Kotak Dialog Options List

11. Keluar kotak dialog peringatan tentang VSS. Klik No agar VSS tersedia untuk Visual Basic
4 dan 5.


Gambar 10. Kotak Dialog VSS

12. Visual Basic 6.0 Enterprise Edition mulai melakukan instalasi. Tunggu hingga selesai 100%.


Gambar 11. Kotak Dialog Proses Instalasi

13. Dialog selanjutnya adalah Restart Windows kemudian klik Restart Windows.


Gambar 12. Kotak Dialog Restart Windows

14. Setelah komputer melakukan Restart Windows, keluar kotak dialog Install MSDN
(Microsoft Developer Network Library). Jika Anda menghendaki proses Instalasi MSDN
dan memiliki CD maka klik Next. Tetapi jika Anda tidak menghendaki maka hilangkan
ceklist pada kotak Install MSDN kemudian klik Next.


Gambar 13. Kotak Dialog Install MSDN

15. Selanjutnya keluar kotak dialog peringatan seperti di bawah ini. Jika Anda menghendaki
melanjutkan proses instalasi tanpa MSDN maka klik Yes.


Gambar 14. Kotak Dialog Peringatan Instalasi

16. Selanjutnya keluar kotak dialog Server Setups di bawah ini maka langsung klik Next.


Gambar 15. Kotak Dialog Server Setups

17. Selanjutnya keluar kotak dialog Register Over the Web Now! Jika komputer Anda
tersambung Internet, maka dapat langsung registrasi program Anda melalui internet. Jika
tidak tersambung internet maka hilangkan tanda ceklist pada Register Now dan klik
Finish.


Sumber artikel : http://blogvrman.blogspot.com/2009/07/cara-nginstall-microsoft-visual-basic.html

Senin, 17 Januari 2011

membuat resume

Resume memang bisa dibilang sebagai sarana untuk “mempromosikan” diri kepada pihak perusahaan, dimana Anda mengajukan lamaran kerja. Jadi dari resume itulah, first impression si pelamar akan terlihat.
Dan untuk mendapatkan sinyal positif dari perusahaan tersebut, tentu dalam mengolah tiap kata dalam resume, harus benar-benar diperhatikan. Agar komunikasi yang ingin disampaikan melalui lembaran resume, bisa diterima dengan jelas oleh pihak perusahaan.
Untuk itu, tentu ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian ketika Anda mengetik resume yang akan dikirim ke perusahaan yang dimaksud. Ini dia tipsnya.
Surat lamaran wajib ada!
Ibarat sayur tanpa garam, mengirimkan resume tanpa menyertakan surat lamaran, maka akan sia-sia. Surat lamaran dan resume adalah dua hal yang wajib ada apabila Anda akan melamar pekerjaan.
Perhatikan bahasa yang digunakan
Pilihlah bahasa yang akan digunakan. Kalau memang dari awal yaitu surat lamaran, Anda memilih menggunakan bahasa Indonesia, sebaiknya hingga lembar resume, Anda tetap konsisten menggunakan bahasa Indonesia.
Jangan mencapur adukkan antara penggunaan bahasa, kecuali untuk beberapa hal, seperti posisi jabatan, lembaga pendidikan, gelar dan lainnya.
Perhatikan kata-kata yang digunakan
Perhatikan penggunaan huruf dan tanda baca, seperti huruf kapital, titik dan koma-nya. Hal ini penting, terutama dalam menuliskan nama atau jabatan seseorang. Karena meskipun hanya hal kecil, namun beberapa perusahaan memandang hal tersebut sebagai sikap yang kurang sopan.
Fokus pada jabatan yang dimaksud
Tuliskanlah posisi jabatan yang Anda inginkan, seperti Account Manager, Adm. Staff, atau posisi lainnya. Jangan menuliskan hanya posisi secara umum, misalnya Karyawan atau Karyawati, karena itu berarti Anda siap ditempatkan di posisi mana saja di perusahan tersebut, dan bukan tidak mungkin di posisi yang tidak Anda harapkan sama sekali.
Periksa ulang
Luangkanlah beberapa menit untuk membaca kembali hasil ketikan resume dan surat lamaran Anda. Karena, tanpa Anda sadar, barangkali masih ada beberapa kekeliruan saat pengetikan.
Kalau Anda mengerimkan melalui pos, pastikan semua copy-an dokumen yang dibutuhkan sudah terlampir dan juga periksa lagi alamat perusahaan apakah sudah benar atau belum.

http://www.resep.web.id/tips/tips-membuat-resume.htm